MAKALAH
E-COMMERCE
Disusun oleh:
Edi prayogo (05)
X PM 1
DAFTAR
ISI
Halaman
Judul ......................................................................................................................
i
Daftar Isi
..............................................
................................................................................
ii
BAB
I PENDAHULUAN
............................................................................................................
iii
A. Latar Belakang
..................................................................................................................
iii
B. Rumusan
Masalah
...............................................................................................................iii
C. Tujuan
Penulisan
................................................................................................................
iii
BAB II KAJIAN
PUSTAKA
................................................................................................
……….iv
A. Definisi
E-Commerce .........................................................................................................
iv
B. Pengertian
Informatikawan
.................................................................................................v
BAB III
PEMBAHASAN
............................................................................................................
vi
A.Perkembangan
E-Commerce dari Sudut Pandang IPTEK …………………....................................
vi
B. Peran
Informatikawan dalam pengembangan
E-Commerce ............................................... vii
BAB IV PENUTUP
..................................................................................................................
viii
Daftar
Pustaka ......................................................................................................................
ix
BAB
I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Dalam Millenium
baru ini kehidupan manusia semakin bergantung kepada teknologi, satu di
antaranya adalah Teknologi Informasi yang didukung oleh perkembangan teknologi
elektronika dan telekomunikasi. Suatu kenyataan bahwa dalam kehidupan
keseharian kita, secara sadar atau tidak, selama ini kita telah memanfaatkan
layanan jasa yang berbasis Teknologi Informasi tersebut dalam berbagai bentuk
kegiatan. Dalam dunia perdagangan global saat ini, transaksi elektronik adalah
suatu hal yang tidak mungkin terhindarkan.
Electronic
Commerce (e-commerce) adalah suatu contoh produk dari kemajuan Teknologi
Informasi, dimana transaksi bisnis tidak lagi dilakukan secara konvensional,
yang mengharuskan pembeli berinteraksi langsung dengan penjual (secara
fisik) atau adanya keharusan menggunakan uang tunai (cash). Tetapi penjual
diwakili oleh suatu sistem yang melayani pembeli secara online dengan melalui
media jaringan komputer. Dalam melakukan
transaksi, pembeli “berhadapan” dan
berkomunikasi dengan sistem yang “mewakili” penjual. Sudah barang tentu,
e-commerce ini membutuhkan sistem yang mampu menjamin keamanan transaksi
tersebut.
Pengembangan
iptek dianggap sebagai solusi dari permasalahan yang ada. Maka secara langsung
peran informatikawan yang menguasai bidang iptek tersebutlah yang paling
berperan banyak dalam hal penemuan-penemuan ide. Komputer dengan sistem
canggih yang ada saat ini merupakan hasil dari analisis sistem dan peran
programmer yang mampu mengembangkan kemampuan komputer yang ada sebelumnya.
Tanpa adanya seorang informatikawan handal, kemajuan iptek secara langsung
maupun tidak langsung akan terhambat. Teknologi yang bermanfaat dalam
upaya mempermudah hidup manusia berada dalam kondisi stagnan tanpa adanya
inovasi kemajuan. Disini tentu peran para ahli komputer sangat diperlukan.
B.
Rumusan Masalah
Berdasarkan latar
belakang penulisan makalah diatas, dalam keterbatasan masalah di atas adalah
sebagai berikut :
1.Bagaimana
definisi e-commerce
2.Bagaimana
perkembangan e-commerce dilihat dari segi IPTEK
3. Apa peran
informatikawan dilihat dari aspek pendukung, komponen, dan lingkungan
e-commerce
C. Tujuan Penulisan
1.Untuk
mengetahui definisi e-commerce
2.Untuk
memahami perkembangan e-commerce dalam sudut pandang IPTEK
3. Untuk
mengetahui penjelasan peran informatikawan dilihat dari aspek pendukung,
komponen, dan lingkungan e-commerce.
BAB II
KAJIAN PUSTAKA
A.
Definisi E-Commerce
Dikutip dari Wikipedia,
perdagangan elektronik atau e-dagang (bahasa Inggris: Electronic commerce, juga
e-commerce) didefinisikan sebagai penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-dagang dapat melibatkan transfer
dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori
otomatis, dan system pengumpulan data otomatis.
1.
Aspek pendukung E-Commerce
Guna
menjalankan bisnis elektronis, dibutuhkan aspek-aspek pendukung yang
tidak persis sama dengan bisnis yang konvensional, olehkarena pembeli tidak
secara langsung berinteraksi dengan penjual. Beberapa aspek yang penting untuk
diperhatikan adalah :
a.
Aspek Hukum
(Legal) : Hukum yang mengatur proses bisnis pada e-commerce untuk melindungi
hak pembeli dan perusahaan penjual, misalnya untuk menyatakan bahwa suatu
transaksi dinyatakan sah atau tidak.
b.
Aspek Etika
Bisnis Elektronis : Kode etik yang harus ditaati oleh perusahaan dalam
kaitan dengan hubungan antar perusahaan elektronis ataupun antara perusahaan
dengan pelanggan (misalnya tentang kerahasiaan identitas pelanggan).
c.
Aspek Teknologi :
yang berkaitan dengan teknologi pendukung e-commerce, baik perangkat keras
(hardware), maupun perangkat lunak ( software) yang handal (reliable) dan
aman ( secure).
d.
Aspek Ekonomi
Global, untuk digunakan sebagai landasan yang berlaku universal di semua
negara bagi para pelaku e-commerce.
Keseluruhan aspek tersebut perlu
dikaji secara mendalam dan dipersiapkan dengan baik untuk mendukung
perkembangan e-commerce.
2.
Komponen E-Commerce
Ditinjau dari sisi Teknologi
Informasi, kegiatan E-Commerce harus
didukung oleh komponen-komponen perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) yang
membangun :
a. Situs WEB : merupakan sebuah sistem
komputer yang bertindak sebagai server bagi transaksi bisnis dan dilengkapi
sistem basis data untuk Datawarehouse.
b. Jaringan komunikasi data (jaringan
komputer) : sebagai media lalulintas data antara
client (pembeli) dan
server (situs WEB).
c. Protokol komunikasi data : berupa
kumpulan aturan komunikasi data yang mengendalikan pertukaran
(pengiriman/penerimaan) data.
d. Antarmuka pemakai (user interface)
: pada sisi pengguna, sistem komputer client harus dilengkapi dengan perangkat
lunak browser untuk mengakses data/informasi yang ada pada sistus WEB (misal :
Explorer, Netscape, …).
3.
Lingkungan E-Commerce
Kegiatan E-Commercemembutuhkan
dukungan lingkungan di luar perusahaan, baik untuk transaksi keuangan
maupun untuk pengiriman barang. Seperti yang telah disinggung di atas,
pembayaran dilakukan secara elektronis menggunakan jasa perbankan atau institusi
finansial lainnya. Sedangkan pengiriman barang melibatkan perusahaan ekspedisi
barang ( freight forwarder ) yang memiliki jaringan luas. Dalam hal
transaksi keuangan untuk pembayaran harga barang yang dibeli, perusahaan
elektronis harus menggunakan jasa jaringan perbankan internasional,
dimana pembayaran dilakukan dengan satu jenis mata uang yang disepakati sebagai
alat pembayaran yang sah (dalam US$ misalnya). Prosedur pembayaran tersebut
tentu harus mengikuti aturan yang berlaku dalam sistem Perbankan Internasional.
Pengiriman barang dari gudang perusahaan ke tangan pembeli bukan suatu hal yang
sederhana, karena pengiriman lintas negara harus mengikuti aturan bea-cukai di
negara pengirim maupun penerima. Olehsebab itu jasa pengiriman barang ini
menjadi sangat vital, karena membutuhkan jasa pengiriman yang cepat dan aman.
B.
Pengertian
Informatikawan
Informatikawan
adalah orang yang bekerja maupun memiliki keahlian di bidang teknologi
informasi dan komunikasi. Dalam hal ini terdapat tiga poin penting dalam
istilah informatikawan, yaitu teknologi, informasi, dan komunikasi. Ketiga hal
tersebut berpengaruh satu sama lain sehingga seorang informatikawan seharusnya
mampu menguasai ketiga komponen tersebut.
BAB
III
PEMBAHASAN
A.
Perkembangan E-Commerce dalam Sudut Pandang IPTEK
Perkembangan
e-commerce tidak terlepas dari kemajuan Teknologi Informasi. Tanpa adanya media
komunikasi digital, perdagangan elektronis mustahil untuk diwujudkan.
Perkembangan teknologi Komunikasi data dan Jaringan Komputer, yang didukung
oleh kemajuan teknologi Telekomunikasi (antara lain Komunikasi Satelit),
memungkinkan pertukaran data elektronis dan pemrosesan informasi / data secara
cepat dan handal. Sebagai contoh adalah perkembangan jaringan Internet, yang
sekarang telah menjangkau hampir seluruh negara di dunia. Pertumbuhan
jaringan Internet tergambar dari jumlah pengguna jaringan yang dari tahun
ke tahun naik secara eksponensial. Pada tahun 1995, jumlah pengguna masih di
bawah angka 1 juta. Dalam kurun waktu 4 tahun (pada awal tahun 1999) jumlah
pelanggan menjadi sekitar 5 juta. Dan diperkirakan pada tahun 2002, jumlah
pengguna Internet akan mencapai angka di atas 30 juta pelanggan. Pemicu
pertumbuhan pengguna Internet adalah perluasan jangkauan jaringan,
pertambahan jenis layanan dan peningkatan jumlah situs WEB (WEB site)
yang menyediakan berbagai jenis layanan tersebut. Salah satu contoh jenis
layanan adalah perdagangan buku melalui Internet yang dirintis oleh Amazon.com
( situs //www.amazon.com/ ). Awal perdagangan digital atau
e-commerce ditandai dengan berdirinya sejumlah “perusahaan elektronis”
( E-company). Sebuah perusahaan elekronis tidak membutuhkan etalase
untuk memajang dagangannya, tetapi cukup menayangkan gambar dan spesifikasi
produk/barang dagangannya secara online melalui layar komputer yang
terhubung ke Internet. Pembeli dapat memilih barang yang akan dibelinya dan
menyimpannya pada “keranjang belanja maya”, kemudian membayar secara elektronis
dengan memberikan otorisasi pembayaran kartu kredit.
Untuk menjamin
keamanan transaksi, sejumlah prosedur otentikasi (authentication) dapat
dilakukan oleh pembeli, guna menghindari pemalsuan jatidiri si pembeli
oleh orang yang tidak berhak. Selanjutnya barang yang dibeli akan dikirim
ke alamat si pembeli dengan bantuan jasa ekspedisi ( freight forwarder ) atau
melalui pos. Salah satu “perusahaan elekronis” yang merintis E-Commerce adalah
Amazon.com yang didirikan pada tahun 1994, oleh pendirinya : Jeff Bezos, seorang
sarjana Ilmu Komputer. Dalam kurun waktu lima tahun, Amazon.com telah tumbuh
pesat dan memperluas bidang bisnis-nya dengan meng-akuisisi beberapa E-company
saingannya, antara lain : Drugstore.com, HomeGrocer.com, Gear.com. Jumlah
pelanggan Amazon.com diperkirakan telah mencapai 12 juta E-shopper, dengan
jumlah barang yang dijual sekitar 19 juta item barang. Proyeksi omset
penjualan Amazon.com pada tahun ini adalah US$ 1,4 milyar. Perusahaan
elektronis lainnya yang bergerak di bidang perdagangan sejemis adalah AOL
(America Online), yang juga belum lama ini melakukan merger dengan perusahaan
Time Warner.
B.
Peran
Informatikawan dalam Pengembangan E-Commerce
Ditilik dari komponen pembangun
e-commerce, dimana hampir secara keseluruhan komponen
e-commerce dikendalikan oleh sistem komputer, maka peranan Informatika
menjadi sangat penting. Ilmu Ke-informatika-an yang dapat diterapkan meliputi
rekayasa perangkat keras, rekayasa perangkat lunak, rekayasa sistem
informasi dan rekayasa jaringan komputer/komunikasi data. Dalam hal ini,
Informatikawan berperan mulai dari pembuatan landasan/konsep pembangunan
e-commerce sampai pada implementasi sistem, bahkan dalam pengoperasian dan
perawatan sistemnya. Dari uraian sebelumnya, telah tergambar dominasi peran
Informatika dalam menjamin pelaksanaan transaksi e-commerce yang tepat,
cepat dan aman. Ketepatan dan kecepatan transaksi didukung oleh teknologi
pemroses (CPU) yang berkapasitas besar dan berkecepatan tinggi (dalam waktu
dekat akan mencapat 1 GHz).
Disamping itu
kemampuan grafis dan multimedia dari computer memungkinkan penayangan
gambar (video) yang berpresisi tinggi dan komunikasi suara (audio). Kemampuan
tersebut sangat mendukung interaksi dengan pemakai. Peranan
Informatikawan dalam hal ini adalah merancang sistem antar muka (user interface
) yang mudah digunakan atau “user friendly”.
Pencarian
data/informasi produk yang dibutuhkan E-shopper harus didukung oleh “searching
machine” (browser) yang handal, sehingga pembeli dapat dengan cepat memperoleh
spesifikasi produk yang ia inginkan. Kecepatan transmisi data dalam hal ini
menjadi sangat penting, olehkarena data yang dikirim bukan hanya teks tetapi
juga berupa gambar ataupun suara. Teknik pemampatan data sangat membantu
peningkatan kecepatan pengiriman data. Dari segi keamanan transaksi, penggunaan
sistem pengamanan jaringan dan protokol otentikasi (authentication
protocol ) dengan menggunakan sidik digital (digital signature) mutlak
harus diterapkan untuk menghindari kemungkinan pemalsuan jatidiri pembeli dan
penyalahgunaan kewenangan akses. Web site dapat dilindungi dengan sistem
pengamanan jaringan, seperti firewall, dan sebagainya. Jumlah data produk yang
sangat besar membutuhkan penanganan tersendiri, sehingga dibutuhkan sistem
manajemen data yang handal. Data warehousing adalah solusi yang tepat untuk
diterapkan. Di masa depan teknologi baru, seperti Virtual Reality, membuka
peluang pengembangan E-Commerce
yang lebih menggambarkan bentuk
toko maya (Virtual Store) atau pusat perbelanjaan maya (Virtual Mall )
dimana pembeli dapat merasakan suasana seperti berbelanja pada toko yang
sesungguhnya.
BAB
IV
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Era perdagangan
global membutuhkan dukungan
digital economyyang tercermin dengan
lahirnya aktivitas perdagangan secara elektronis (electronic commerce) dalam
berbagai bentuk kegiatan. Peran informatikawan sangat berpengaruh terhadap
perkembangan IPTEK yang dalam hal ini adalah e-commerce untuk menjadikannya
lebih efektif dan efisien bagi penggunanya di kalangan masyarakat yang tidak
semua paham akan teknologi tersebut.
B.
Saran
Dalam
perkembangan perekonomian pada era saat ini, sulit untuk mengatakan seperti apa
prospek e-commerce. Akan tetapi untuk melihat ke depan secara optimis, maka ada
peluang besar untuk para informatikawan mengembangkan e-commerce untuk
menghasilkan layanan yang lebih lengkap kepada para penggunanya.
DAFTAR PUSTAKA
http://jurnal-kopertis4.tripod.com/16-3.htm diunduh pada Sabtu, 12 Oktober 2013 http://id.wikipedia.org/wiki/Perdagangan_elektronik diunduh pada Kamis, 17 Oktober 2013 Komputer,
Wahana.2006. Apa dan Bagaimana E-Commerce.Yogyakarta:Andi Publisher
Tidak ada komentar:
Posting Komentar